Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Setahun Prabowo-Gibran: Media Asing Bongkar Fakta Mengejutkan, dari Protes Panas hingga Isu ‘Racun’ MBG!

setahun prabowo gibran media asing bongkar fakta mengejutkan dari protes panas hingga isu racun mbg portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Genap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sorotan tajam tak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga media-media internasional. Berbagai tantangan dan isu krusial menjadi perhatian utama, memicu pertanyaan tentang arah kebijakan ke depan.

Tepat pada Senin (20/10), berbagai media asing mulai merilis laporan mendalam mengenai kinerja satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran. Mereka menyoroti berbagai peristiwa penting yang mewarnai perjalanan pemerintahan ini, mulai dari gejolak sosial hingga isu-isu kebijakan yang kontroversial.

banner 325x300

Sorotan Tajam dari BBC: Protes dan Ujian Program Andalan

Media penyiaran pemerintah Inggris, BBC, menjadi salah satu yang paling vokal dalam mengulas tahun pertama ini. Dalam laporannya yang berjudul ‘Protests and food poisonings test Indonesian president’s first year in office’, BBC menyoroti dua isu utama yang dianggap menjadi ujian berat bagi pemerintahan.

Pertama, serangkaian demonstrasi besar-besaran yang mewarnai tahun pertama kepemimpinan Prabowo. Aksi protes ini, menurut BBC, menunjukkan adanya ketidakpuasan di tengah masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan kondisi sosial-ekonomi yang ada. Ribuan orang turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka, menjadi indikator penting dinamika politik domestik.

Kedua, fenomena keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program andalan Prabowo. Insiden ini, menurut BBC, menjadi ujian nyata bagi ambisi besar visi misi yang telah dijanjikan. Program MBG yang digadang-gadang sebagai solusi gizi masyarakat justru dihadapkan pada masalah serius dalam pelaksanaannya.

BBC juga menyoroti bagaimana ambisi besar Prabowo yang menjanjikan pertumbuhan ekonomi dinamis dan perubahan sosial besar-besaran, kini dihadapkan pada realitas lapangan. Tahun pertamanya di kursi kepresidenan belum sepenuhnya sejalan dengan janji populis tersebut, terutama di tengah tantangan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

ABC Net: Bayang-bayang Orde Baru dan Penahanan Pedemo

Lembaga penyiaran Australia, ABC Net, tak ketinggalan memberikan ulasan komprehensif. Dalam laporannya berjudul ‘Indonesia’s President Prabowo Subianto has just marked one year in office. Here is what has happened’, ABC Net merinci poin-poin kebijakan dan peristiwa signifikan selama setahun pemerintahan Prabowo.

Salah satu yang paling disoroti adalah bulan perayaan kemerdekaan RI yang diwarnai aksi protes besar-besaran hingga jatuhnya korban jiwa. Momen sakral ini justru menjadi panggung bagi ketidakpuasan publik, menunjukkan bahwa semangat reformasi masih membara di hati sebagian masyarakat.

ABC Net juga melaporkan soal penahanan ratusan pedemo, terutama dari kalangan pelajar. Kesaksian kerabat keluarga pedemo yang hingga kini masih ditahan menjadi bagian penting dari laporan ini, menyoroti kekhawatiran akan ruang demokrasi dan kebebasan berekspresi.

Yang paling mengejutkan, ABC Net bahkan melaporkan penahanan dan tindakan keras aparat terhadap pedemo di pemerintahan Prabowo memiliki kemiripan dengan zaman Orde Baru di bawah Presiden Soeharto. Ini adalah perbandingan yang sangat sensitif dan memicu perdebatan luas.

"Banyak pihak menilai penangkapan baru-baru ini memiliki kemiripan dengan era Orde Baru di bawah pemerintahan mantan presiden Soeharto, yang lengser setelah gelombang demonstrasi mahasiswa pada 1998," bunyi laporan ABC Net. Perbandingan ini semakin kuat mengingat Prabowo Subianto merupakan mantan menantu Soeharto dan pernah menjabat sebagai komandan militer pada masa demonstrasi tersebut.

Media Asing Lainnya Turut Bersuara

Tak hanya BBC dan ABC Net, media asing lainnya juga turut mewartakan satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. The Straits Times asal Singapura, koran serta portal berita Jepang Nikkei Asia, hingga kantor berita Inggris Reuters semuanya memberikan perhatian khusus.

Mereka umumnya menyoroti stabilitas politik, tantangan ekonomi, serta isu-isu sosial yang muncul. Laporan-laporan ini memberikan perspektif global tentang bagaimana Indonesia di bawah kepemimpinan baru ini dilihat oleh dunia internasional, baik dari sisi capaian maupun tantangan yang dihadapi.

Catatan dari Masyarakat Sipil dan Lembaga Survei Domestik

Sorotan terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tidak hanya datang dari luar negeri. Masyarakat sipil hingga lembaga survei di dalam negeri juga turut memberi catatan penting. Mereka mengevaluasi kinerja dan kebijakan yang telah berjalan selama setahun terakhir.

Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai pemerintahan Prabowo-Gibran belum memenuhi ekspektasi publik. Survei Celios bahkan menempatkan kinerja kabinet dengan skor 3 dari 10, turun drastis dari survei 100 hari pertama yang sebelumnya berada di angka 5. Penurunan ini mengindikasikan adanya kekecewaan yang mendalam di kalangan masyarakat.

Penurunan skor ini bukan tanpa alasan. Celios menyoroti berbagai masalah, mulai dari stabilitas ekonomi yang belum merata, penanganan isu-isu sosial, hingga implementasi kebijakan yang dianggap kurang efektif. Mereka menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang.

Sementara itu, Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyoroti permasalahan dalam sistem peradilan hukum pidana selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Peneliti ICJR Iftitah Sari mengungkapkan berbagai macam masalah sektor penegakan hukum ini sebenarnya tak luput dari kelanjutan pemerintahan sebelumnya.

ICJR menyoroti isu-isu seperti dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam penegakan hukum, kurangnya transparansi, hingga tantangan dalam memastikan keadilan bagi semua pihak. Ini menunjukkan bahwa reformasi hukum masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus terus diupayakan oleh pemerintah.

Secara keseluruhan, satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai dengan berbagai dinamika yang kompleks. Dari sorotan media asing yang menyoroti protes dan isu MBG, hingga kritik tajam dari lembaga domestik mengenai kinerja kabinet dan sistem peradilan. Semua ini menjadi cerminan dari tantangan besar yang harus dihadapi oleh kepemimpinan baru dalam mewujudkan janji-janji kampanye mereka.

banner 325x300