Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Menteri Koperasi Baru Ferry Juliantono Punya Koleksi Mobil Mewah Rp3 Miliar, Bikin Salfok!

menteri koperasi baru ferry juliantono punya koleksi mobil mewah rp3 miliar bikin salfok portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara. Presiden resmi melantik Ferry Joko Yuliantono, atau yang akrab disapa Ferry Juliantono, sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi. Penunjukan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam gelombang reshuffle kabinet terbaru yang diumumkan pada Selasa, 9 September 2025.

Sebelum mengemban tugas berat sebagai menteri, Ferry Juliantono bukanlah sosok asing di lingkaran pemerintahan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi, sebuah posisi yang memberinya pengalaman mendalam di sektor yang kini ia pimpin. Transisi ini diharapkan membawa angin segar bagi pengembangan koperasi di Indonesia.

banner 325x300

Harta Kekayaan Ferry Juliantono: Angka Fantastis yang Bikin Penasaran

Sebagai pejabat publik, transparansi harta kekayaan menjadi hal yang wajib. Ferry Juliantono, sebelum dilantik, telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 29 November 2024. Total kekayaannya tercatat mencapai angka fantastis, yaitu Rp52 miliar.

Angka ini tentu saja menarik perhatian publik. Kekayaan tersebut tidak hanya tersimpan dalam bentuk uang tunai, melainkan tersebar dalam berbagai aset, termasuk properti mewah dan, yang paling mencolok, deretan mobil-mobil premium yang harganya bikin melongo.

Deretan Mobil Mewah Senilai Rp3,3 Miliar yang Bikin Salfok

Salah satu bagian paling menarik dari LHKPN Ferry Juliantono adalah kepemilikan kendaraannya. Tercatat, ia memiliki aset kendaraan senilai total Rp3,323 miliar. Angka ini menunjukkan selera otomotif yang tidak main-main dari Menteri Koperasi yang baru ini.

Koleksi mobilnya mencakup beberapa merek ternama yang identik dengan kemewahan dan performa tinggi. Setiap unitnya memiliki nilai jual yang signifikan, mencerminkan gaya hidup yang cukup glamor. Mari kita intip satu per satu daftar tunggangan Ferry Juliantono.

BMW X5 XDRIVE 351 AT Tahun 2017

Di garasinya, terparkir gagah sebuah SUV premium, BMW X5 XDRIVE 351 AT keluaran tahun 2017. Mobil ini dikenal dengan desainnya yang sporty namun elegan, serta performa mesin yang tangguh. Nilai jualnya di LHKPN tercatat sebesar Rp800 juta.

BMW X5 adalah pilihan favorit bagi banyak eksekutif dan pejabat yang menginginkan kombinasi kenyamanan, keamanan, dan prestise. Kehadiran SUV ini dalam daftar aset Ferry Juliantono menunjukkan preferensinya terhadap kendaraan yang powerful dan berkelas.

Mercedes Benz S 400 L AT Lansiran 2015

Tak hanya BMW, Ferry Juliantono juga memiliki sedan mewah ikonik dari pabrikan Jerman, Mercedes Benz S 400 L AT. Mobil lansiran 2015 ini adalah simbol kemewahan dan kenyamanan tingkat tinggi, seringkali menjadi pilihan para petinggi negara dan pengusaha sukses.

Dengan nilai Rp1,023 miliar, Mercedes Benz S-Class ini menjadi salah satu aset kendaraan termahal yang dimilikinya. Interiornya yang lapang dan fitur-fitur canggih menjadikan mobil ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah pernyataan status.

Toyota Alphard 2.5 G AT Tahun 2017

Untuk kebutuhan yang lebih fungsional namun tetap mengedepankan kenyamanan, Ferry Juliantono memiliki MPV premium Toyota Alphard 2.5 G AT tahun 2017. Mobil ini sangat populer di kalangan keluarga atau pejabat yang membutuhkan ruang kabin luas dan fitur-fitur mewah.

Alphard miliknya tercatat senilai Rp1,2 miliar, menjadikannya mobil dengan nilai tertinggi dalam daftar kendaraannya. Kenyamanan dan prestise yang ditawarkan Alphard memang sulit ditandingi, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan dinas maupun pribadi.

Honda HR-V Tahun 2017

Melengkapi koleksi mobilnya, terdapat juga sebuah Honda HR-V tahun 2017. SUV kompak ini dikenal dengan desainnya yang stylish, efisiensi bahan bakar, dan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari. Harganya tercatat Rp300 juta.

Keberadaan HR-V menunjukkan bahwa di tengah koleksi mobil mewahnya, Ferry Juliantono juga memiliki kendaraan yang lebih ringkas dan lincah. Ini bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel untuk mobilitas di perkotaan yang padat.

Aset Lain yang Tak Kalah Fantastis

Selain deretan mobil mewah yang bikin salfok, Ferry Juliantono juga memiliki aset lain yang tak kalah fantastis. Bagian terbesar dari kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan, yang totalnya mencapai Rp48,9 miliar. Ini menunjukkan investasi signifikan di sektor properti.

Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya sejumlah Rp3 miliar, yang bisa berupa perhiasan, barang seni, atau aset berharga lainnya. Ada pula surat berharga senilai Rp175 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp2 miliar yang menunjukkan likuiditas yang cukup besar.

Namun, seperti kebanyakan individu dengan aset besar, Ferry Juliantono juga memiliki utang. Dalam laporannya, tercatat utang sebesar Rp5 miliar. Setelah dikurangi utang, total harta kekayaannya bersih adalah Rp52.398.000.000, sebuah angka yang patut diacungi jempol.

Reshuffle Kabinet: Bukan Hanya Koperasi yang Berubah

Penunjukan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi hanyalah salah satu bagian dari perombakan kabinet yang lebih luas. Reshuffle ini dilakukan Presiden sebagai upaya penyegaran dan evaluasi kinerja jajaran menterinya, demi mencapai target-target pemerintahan yang lebih optimal.

Beberapa nama besar lain juga ikut bergeser posisi. Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, kini dilantik sebagai Menteri Keuangan. Ia menggantikan Sri Mulyani, sosok yang telah lama dikenal sebagai bendahara negara.

Politikus Partai Golkar, Mukhtarudin, didapuk sebagai Menteri Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (P2MI), menggantikan Abdul Kadir Karding. Perubahan ini diharapkan membawa kebijakan yang lebih pro-migran dan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja Indonesia di luar negeri.

Yang menarik, Presiden juga membentuk kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Posisi strategis ini kini dipimpin oleh Mochammad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan. Pembentukan kementerian ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa reshuffle kabinet ini merupakan hasil dari berbagai pertimbangan matang, masukan dari berbagai pihak, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran menteri. Tujuannya jelas, untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Dengan masuknya wajah-wajah baru dan pergeseran posisi ini, publik menaruh harapan besar. Terutama pada Ferry Juliantono, yang kini memegang kendali Kementerian Koperasi. Dengan latar belakang dan aset yang dimilikinya, tantangan untuk memajukan sektor koperasi di Indonesia tentu akan menjadi ujian tersendiri. Akankah ia mampu membawa perubahan signifikan? Waktu yang akan menjawab.

banner 325x300