Organisasi sayap Partai Gerindra, Perempuan Indonesia Raya (PIRA), kini memiliki nahkoda baru. Novita Wijayanti telah resmi dilantik sebagai Ketua Umum PIRA untuk periode 2025-2030, menggantikan Sumarjati Arjoso. Penunjukan ini menandai babak baru bagi gerakan perempuan di bawah payung Gerindra.
Keputusan penting ini diambil dalam Musyawarah Nasional (Munas) PIRA yang berlangsung meriah di Jakarta, pada Kamis malam, 9 Oktober 2025. Momen tersebut menjadi saksi bisu penyerahan tongkat estafet kepemimpinan yang diharapkan membawa semangat baru bagi organisasi.
Novita Wijayanti: Amanah Besar dan Visi Kuat untuk PIRA
Menanggapi amanah yang diberikan, Novita Wijayanti mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus kesadaran akan tanggung jawab besar yang menantinya. Ia menegaskan bahwa posisi ini bukan sekadar kehormatan, melainkan sebuah panggilan untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan dedikasi penuh. Ini adalah komitmen awal yang kuat dari pemimpin baru PIRA.
Menurut Novita, PIRA jauh melampaui sekadar sayap partai biasa. Ia melihat organisasi ini sebagai wadah strategis untuk secara aktif membantu masyarakat, sebuah misi yang selaras dengan arahan langsung dari Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. PIRA diharapkan menjadi jembatan antara partai dan kebutuhan rakyat.
"PIRA bukan sekadar sayap partai, tetapi mesin penggerak nilai-nilai kerakyatan," tegas Novita. Ia membayangkan PIRA sebagai entitas yang aktif mendengar aspirasi, bekerja keras, dan menghadirkan solusi nyata, mulai dari skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga ke panggung kebijakan politik nasional. Ini menunjukkan ambisi PIRA untuk memiliki dampak yang luas dan mendalam.
Tiga Pilar Utama Kepemimpinan Novita Wijayanti
Dengan keyakinan penuh bahwa PIRA akan tumbuh menjadi kekuatan besar, Novita Wijayanti telah merumuskan tiga komitmen utama yang akan menjadi fondasi kepemimpinannya. Pilar-pilar ini dirancang untuk memperkuat peran perempuan dalam kancah politik dan pembangunan bangsa.
Pertama, ia bertekad untuk meningkatkan kapasitas kader PIRA di seluruh tingkatan. Peningkatan kapasitas ini mencakup berbagai pelatihan dan pendidikan politik yang bertujuan membekali anggota dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan. Dengan kader yang mumpuni, PIRA akan lebih efektif dalam menjalankan program-programnya.
Kedua, Novita berkomitmen untuk memperkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan politik dan kebijakan. Ini bukan hanya tentang representasi, tetapi juga tentang memastikan suara dan perspektif perempuan benar-benar didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan yang dibuat. PIRA akan menjadi garda terdepan dalam advokasi isu-isu perempuan.
Ketiga, ia akan fokus membangun jaringan solidaritas dan sinergi antar anggota PIRA di seluruh daerah. Jaringan yang kuat ini penting untuk memperkuat suara kolektif perempuan Gerindra, memungkinkan mereka untuk bergerak serentak dan memiliki daya tawar yang lebih besar. Solidaritas adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.
PIRA Siap Kawal Visi Asta Cita dan Program Unggulan Prabowo
Sebagai bagian integral dari Partai Gerindra, PIRA di bawah kepemimpinan Novita juga menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mewujudkan program-program strategis pemerintah. Ini berarti PIRA akan menjadi ujung tombak dalam mendukung kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra.
Novita menjelaskan bahwa Presiden Prabowo hadir dengan visi besar melalui "Asta Cita," sebuah konsep yang menekankan tekad untuk membangun Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera. Visi ini menjadi panduan utama bagi seluruh elemen partai, termasuk PIRA, dalam merumuskan gerak langkah mereka.
Fokus Prabowo pada swasembada pangan, energi, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan perempuan, kata Novita, sangat sejalan dengan misi PIRA. Keterkaitan ini menunjukkan bahwa PIRA memiliki landasan yang kuat untuk berkontribusi dalam agenda nasional, khususnya yang berkaitan dengan perempuan dan kesejahteraan.
Ke depan, keberadaan PIRA akan ikut memastikan program-program pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Kopdes, dan inisiatif lainnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. PIRA akan menjadi jembatan yang memastikan manfaat program-program tersebut sampai ke tangan rakyat, terutama perempuan dan keluarga.
Perempuan Indonesia: Agen Perubahan untuk Kemajuan Bangsa
Novita Wijayanti juga menegaskan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo mencerminkan semangat baru bagi bangsa Indonesia. Semangat ini ditandai dengan keberanian, kerja keras, dan ketulusan dalam membangun negara, sebuah etos yang diharapkan menular ke seluruh lapisan masyarakat.
PIRA siap menjadi bagian dari perjuangan besar ini, memastikan perempuan Indonesia menjadi agen perubahan yang aktif dan signifikan. Mereka akan berupaya keras untuk mewujudkan kemajuan bangsa yang inklusif dan berkeadilan, di mana setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi.
Dengan kepemimpinan baru Novita Wijayanti, PIRA diharapkan tidak hanya menjadi sayap partai yang aktif, tetapi juga kekuatan pendorong bagi pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Gerindra untuk menempatkan perempuan pada posisi strategis dalam pembangunan bangsa.


















